🪂 Meski terlihat sederhana, cara kerja paralayang sebenarnya sangat bergantung pada prinsip fisika seperti gaya angkat (lift), gaya berat (gravity), dan hambatan (drag). Sayap paralayang dirancang menyerupai aerofoil yang mampu menciptakan gaya angkat ketika angin mengalir melewatinya. Selama penerbangan, pilot membaca kondisi udara dengan perangkat seperti variometer dan GPS untuk mengetahui perubahan ketinggian atau arah angin. Suhu permukaan yang panas juga bisa menciptakan arus naik (thermals) yang digunakan pilot untuk naik lebih tinggi. Selain itu, angin yang mengenai lereng gunung dapat mengangkat udara ke atas (ridge lift), memberikan kesempatan bagi penerbang untuk terbang lebih lama atau menjelajah lintasan lintas alam. Kondisi cuaca dan medan menjadi faktor kunci dalam menentukan durasi dan keselamatan penerbangan paralayang.
Link Artikel👇🏻
https://overflytenerife.com/the-science-of-paragliding

Tidak ada komentar:
Posting Komentar